Kelas A PPG PGSD Unesa Rayakan Hari Kartini dengan Busana Adat dan Semangat Calon Guru Berkarakter
Semangat emansipasi dan dedikasi terhadap dunia pendidikan berpadu dalam satu perayaan istimewa di Kelas A PPG PGSD Universitas Negeri Surabaya. Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April, seluruh mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) tersebut menggelar serangkaian kegiatan bermakna yang tidak hanya merayakan semangat Kartini, tetapi juga merefleksikan nilai-nilai luhur seorang pendidik sejati.
Nuansa budaya langsung terasa sejak awal kegiatan, saat seluruh peserta hadir mengenakan pakaian adat Jawa. Para mahasiswi tampil anggun dalam balutan kebaya, sementara mahasiswa tampil gagah mengenakan beskap. Pilihan busana ini bukan sekadar estetika bagi para calon guru SD yang tengah menempuh pendidikan profesi, penghargaan terhadap budaya lokal merupakan bagian tak terpisahkan dari kompetensi yang wajib diteladankan kelak kepada para murid.
Puncak
acara diramaikan dengan lomba kuis berhadiah yang dirancang sebagai ajang
hiburan sekaligus pemupuk kebersamaan. Lima mahasiswa berhasil meraih predikat
pemenang kuis, sementara dua peserta lainnya mendapat penghargaan khusus untuk
kategori username terunik. Sebuah apresiasi nyata bahwa kreativitas adalah
modal utama seorang guru yang inspiratif.
"Sebagai calon guru, kami tidak hanya belajar mengajar di kelas. Kartini mengajarkan kami bahwa mendidik adalah perjuangan dan hari ini kami rayakan perjuangan itu bersama," ujar salah satu panitia.
Kegiatan ditutup dengan makan bersama yang hangat dan penuh keakraban. Momen ini mengingatkan bahwa kolaborasi dan kepedulian antarrekan sejawat adalah bekal penting dalam profesi keguruan. PPG bukan hanya tentang kompetensi pedagogis, tetapi juga tentang membentuk insan pendidik yang humanis, peka budaya, dan mampu hadir sepenuhnya bagi siswa maupun komunitas.
Peringatan Hari Kartini Kelas A PPG PGSD Unesa tahun ini
menjadi cermin nyata bahwa semangat belajar, berkarya, dan berkolaborasi adalah
warisan Kartini yang paling relevan untuk terus dihidupkan oleh para penerus
tongkat estafet pendidikan bangsa.
Share It On: